Archive for June, 2006

Alhamdulillah…… amanah lain menanti

Wednesday, June 21st, 2006

Alhamdulillah…
this afternoon i passed my final project presentation…

i’m happy
:)

(it’s hard to write things in english, but i have to force myself  unless i will failed in the casecube program ……..)

oke…
thanks for everyone who supported me during my research…

thanks God for giving me a change to feel the sweet of strugling!!!

alhamdulillah

announcement

Saturday, June 17th, 2006

this is my another new blog :)

just click here

please give comments to my posts and give my advice about managing a blog

thank you a lot for being my best friend :)

Membangun Kemandirian

Saturday, June 17th, 2006

dulu… waktu aku masih tpb, aku magang di PTQ mata’ (sekarang udah jadi QTa alias quantum tarbiyah). subhanallah, emang anak hidup dalam lingkungan mata’ yang serba kondusif. banyak akhawat yang mengalami percepatan selama ‘tinggal’ di mata’. menjelang akhir periode magang, diadakan sebuah taujih. aku gak inget persis apa judul taujihnya. yang pasti saat itu yang ngisi akh rully barlian. beliau menekankan pentingnya kemandirian. kalo kita sangat ketagihan dengan taujih -tiap mau ngapa-ngapain musti ditaujih dulu - bagaimana jadinya dawah? muwajih tidak selamanya ada. apakah jika kita tidak menemukan muwajih kita akan berhenti berdawah? atau jadi loyo? bla bla bla bla…

dulu … aku gak ngerti apa yang beliau omongin. abstrak… karena saat itu semua serba difasilitasi. bentar-bentar taujih, ta’lim ,daurah, tausiyah, konsesus… sepertinya … gak mungkin deh ada masa gak ada taujih

sekarang… aku mengerti… memang semua fasilitas itu akan tetap ada. tapi keberadaan fasilitas-fasilitas itu harus diadakan oleh kita sendiri.bukan lagi saatnya menunggu ada undangan hadir taujih, tapi sekarang saatnya mengundang orang lain untuk bersama-sama menghadiri taujih.

sekarang… aku melihat, bahwa kemandirian sangat penting untuk menjaga keimanan kita. ada saat-saat kita sendiri.menangis sendiri, tersenyum sendiri, menelan kepahitan sendiri, memikirkan sesuatu sendiri. tiada kawan selain Allah semata. ya… sekarang aku sudah ‘besar’, sudah harus mandiri

saatnya mengaplikaskan materi tarbiyah dzatiyah dan tarbiyah ruhiyah

inilah medan amal sesungguhnya….

You are so special

Saturday, June 17th, 2006

Bottom of Form
 
A well known speaker started off his seminar by holding up a $20 bill.

In the room of 200, he asked, "Who would like this $20 bill?"
 
Hands started going up. He said, "I am going to give this $20 to one of  you
but first, let me do this." He proceeded to crumple the dollar bill  up.
 
He then asked, "Who still wants it?"
 
Still the  hands were up in the air. "Well," he replied, "What if I do this?"
And  he dropped it on the ground and started to grind it into the floor with
his shoe. He picked it up, now all crumpled and dirty.
 
"Now who still wants it?" Still the hands went into the air.
 
"My friends, you have all learned a very valuable lesson. No matter  what I did
to the money, you still wanted it because it did not  decrease in value. It was
still worth $20."
 
Many times  in our lives, we are dropped, crumpled, and ground into the dirt by
the  decisions we make and the circumstances that come our way. We feel as
though we are worthless.
 
But no matter what has happened or what will happen, you will never lose your
value. You are special - Don’t ever forget it!

http://www.mail-archive.com/sobat-azzam@yahoogroups.com/msg00516.html

mengejar yang tidak perlu dikejar

Saturday, June 17th, 2006

pernah gak sih ngerasain: idup kok cape banget ya? kayak gak pernah puas dengan apa udah didapetin. seperti dikejar-kejar. dada terasa sesak dan kehabisan nafas, sementara tenaga dan motivasi sudah padam sama sekali. kepala mumet,pusing,rieut nyut-nyutan gak jelas.gak bisa mikir. fiuhhhhh. gak enak banget ya…

mungkin itu terjadi karena kita mengejar apa yang tidak perlu dikejar. di dunia ini ada hal-hal yang kita inginkan. terkadang, apa yang kita mimpikan itu bukan sesuatu yang utama yang akan datang pada diri kita. dia akan datang sebagai efek samping dari sesuatu yang jauh lebih penting.

pernah denger lagi istighfar? salah satu petikan syairnya kurang lebih seperti ini:

barangsiapa Allah tujuannya, niscaya dunia akan melayaninya. namun siapa, dunia tujuannya. niscaya kan letih dan pasti sengsara diperbudak dunia.sampai akhir masa.

subhanallah… bukan bermaksud menjadikan nasyid sebagai dalil. rasanya, kalo gak salah emang ada hadits qudsi yang bunyinya demikian.

sepertinya sih kelelahan yang kita alami adalah indikasi kita udah masuk jebakan makhluk yang bernama dunia. padahal sebenernya dunia itu bisa kita dapetin kalo kita mengejar akhirat.

(nasihat buat diri sendiri…

mencoba mengingat kembali materi-materi liqo awalan ttg tafsir annabaa’, tafsir as-sajdah, tugas baca buku hidup sesudah mati karangan bey arifin…

mencoba membayangkan indahnya pertemuan denganNya… seperti yang dideskripsikan dalam buku tamasya ke surga

mencoba membangkitkan lagi, manisnya iman yang kini makin memudar…

)

Memotivasi Diri Melalui Rasa Percaya Diri

Saturday, June 17th, 2006

(wah artikel ini bagus banget, pas buat aku yang gak pedean :p dan penyakit gak pedenya lagi kambuh)

Aset paling berharga bagi banyak orang adalah juga aset yang paling belakangan
dihargai. Aset itu, bila ditangani dengan semestinya, akan mampu memberikan
hasil secara dramatis. Aset yang tidak dapat dikenakan harga setinggi apapun.
Itulah otak manusia, pikiran dan proses berfikir.

Otak merupakan kawasan penyimpanan yang kapasitasnya luar biasa, menjadi
pentinglah untuk berhati-hati di dalam mengisinya. Sebagian orang mempunyai
otak yang penuh dengan pemikiran dan pengalaman negatif. Mereka akan secara
terus-menerus menanamkan masukan saya tidak mampu dengan setumpuk alasan
mengapa mereka tidak mampu. Sehingga ketika dihadapkan pada sebuah kesempatan
atau tantangan baru, otak mereka, ketika ditanya, mengirimkan jawaban : Tidak,
kamu tidak mampu, atau tanggapan lain semacam itu.

Lima langkah yang diperlukan untuk membangun kepercayaan diri dan yang pada
gilirannya membangun rasa percaya diri bagi motivasi diri dari dalam.

Hindari mencari-cari alasan
Begitu banyak orang mengurungkan niat mereka dengan mengajukan alasan yang
tidak masuk akal dan samasekali salah. Seperti :
- Saya tidak bisa
- Saya tidak mampu sebab…
- Pendidikan saya belum memadai
- Saya sudah terlalu tua
- Saya masih terlalu muda, dll

Siapapun dapat mencari alasan bagi hampir segalanya, maka dalam membangun
kepercayaan diri, jangan sekali-kali membuat alasan. Hal itu mungkin sangat
menyenangkan dan menentramkan hati, tetapi alasan-alasan hanya akanmenghamabat
seseoarang dari pencapaian sasaran. Ingatlah bahwa otak Anda adalah kawasan
penyimpanan — apa yang Anda masukkan pada gilirannya akan keluar lagi, jadi
gantilah penyisipan hal-hal negatif dengan hal-hal positif.

Gunakan Daya Imajinasi

Otak dengan kapasitasnya yang tidak terbatas dapat membantu Anda dengan tanpa
batasan mencapai ambisi hidup jika Anda memberinya kesempatan. Biarkandia
menggambarkan diri Anda sebagai pribadi yang Anda inginkan. Dengan jelas
menggambarkan apapun wujud yang Anda inginkan. Semakin Anda memikirkan itu
semua semakin besar kepastian akan suatu hasil yang positif.

Jika Anda terus menerus membiarkan pikiran Anda dipenuhi dengan bermacam-macam
pemikiran mengenai penyakit dan kesehatan yang buruk, Anda hampir pasti akan
mengalami penyakit yang Anda pikirkan. JIka Anda terus menerus memikirkan hasil
negatif tentang pergaulan atau karier bisnis, pemikiran itu pada gilirannya
akan mengakar dalam diri Anda. Maka dalam proses membangun kepercayaan diri
dengan menmggunakan proses kesan daya imajinasi otak, pentinglah untuk menjadi
yakin bahwa apa yang sedang Anda pikirkan dan lihat dengan jelas adalah hal
yang positif. Hal yang positif itu harus memungkinkan kesan positif pada diri
Anda dan peningkatannya, serta pemikiran positif itu harus mengarah ke sasaran
Anda, cita-cita dan kebahagiaan dalam hidup.

Jangan Takut Gagal

Kegagalan telah mengahalangi begitu banyak orang sehingga mereka mundur sebelum
mencoba, berbuat atau meraih keberhasilan sebab mereka tidak mampu menerima
terminologi dimana ada kemungkinan untuk gagal. Sebagian orang benar-benar
tidak pernah mencoba sesuatupun sebab rasa takut gagal ini telah menguasai otak
mereka selama bertahun-tahun. Setiap hari mereka memikirkan kegagalan ini
sehingga mereka tidak pernah sungguh-sungguh melakukan sesuatu dan pada
akhirnya mereka tidak percaya diri dan penuh keraguan.

Penampilan Membentuk Kepercayaan Diri

Penampilan luar memang bukan segalanya. Kadang-kadang perlu untuk membelanjakan
uang demi penampilan luar yang menarik, karena dengan penampilan luar yang
menarik memberi kesempatan yang ada dalam diri Anda untuk merasa baik. Tetapi
haruslah tetap bersikap realistis. Sebagian orang bersikap berlebihan dalam
penampilan mereka dan pada akhirnya semua itu hanya demi kepuasan ego mereka.

Susunlah Catatan Mengenai Sukses Yang Diperoleh

Setiap orang pernah mencapai sukses dalam hidupnya. Cara mengumpulkan catatan
sukses masa lalu sangat sederhana. Pikirkan balik sukses Anda yang paling awal
yang mungkin terjadi pada masa sekolah ketika memenangkan lomba balap kelereng
atau balap karung. Mungkin juga berawal dari ucapan selamat ketika memenangkan
lomba mengambar atau melukis. Ini bisa dulakukan secara lisan pada suatu audio
kaset atau buku catatan. Anda bisa melihat kembali catatan dan memperbaharui
aset paling berharga Anda dengan kenangan akan sukses tersebut.

Motivasi hanya dapat mengabadikan diri berdasarkan harapan. Untuk
memotivasidiri, seseorang harus memiliki harapan tentang sebuah masa depan.
Oleh karena itu dalam memotivasi diri seseorang bertanggung jawab untuk
menciptakan sendiri harapannya.

Disarikan dari buku Sukses Memotivasi karangan Richard Denny
Sumber : http://pembelajaran.blogspot.com/

Holland and the Netherlands, what’s the difference?

Saturday, June 17th, 2006

There is often confusion about Holland. Some people call the Netherlands, Holland, but it is not the same. Holland is only a small part of the Netherlands and like the Dakotas, Carolinas and Virginias, there are two Hollands.

"North-Holland" (Capital city is Haarlem) and "South-Holland" (Capital city is The Hague).

Holland used to be an independent country. It had a "Count", its own coinage (until the 19th century!), its own measuring units and time - but it gave up that independence in the 16th century, when it allied with the Northern and Southern Netherlands against the armies of the King of Spain whom at the time was officially the "Count of Holland" and ruled over this whole area.

The main reasons for war were religious differences, disputes over taxes and the fact that when some cities wanted to break free, the King’s army was quite brutal to civilians.

Eventually the Southern Netherlands gave up the fight and stayed occupied by foreign forces until 1830. That area is now called Belgium. The Northern Netherlands fought on and won. Then, along with the counties of (Holland, Drente, Groningen, Friesland, Gelderland, Zeeland and Utrecht) became a free Republic, including the occupied regions of Brabant and Limburg.

All these counties (called provinces today, together with some new ones) are now called "The Kingdom of the Netherlands."

Today the province of Limburg still has a Governor and to say to someone from Limburg or Friesland that he or she is from Holland, is considered an insult. They are not! They consider themselves to be from the Netherlands. They even have their own language.

People from other Provinces (except North and South Holland) will perhaps not consider it a real insult, but still they are not from Holland.

In summary, Holland gave up it’s independence a very long time ago, so calling the Netherlands "Holland", is like calling Great Britain "England."

(mau masukin mapnya netherland tapi gak bisa :( )

positive thinking

Saturday, June 17th, 2006

kalo kita berprasangka buruk ttg orang lain, berarti kita pernah melakukan apa kita kita pikirkan ttg orang itu.

misalnya: dalam sebuah forum ada anggota yang gak hadir. dia izin dengan sebuah alasan. ketika mendengar alasan itu, kita berprasangka bahwa alasan itu cuman dibuat-buat.sebenarnya dia males aja dateng ke forum tsb. nah prasangka buruk itu terjadi karena kita pernah membuat2 alasan untuk gak hadir ke forum yang serupa. ;)

ttg pekerjaan

Saturday, June 17th, 2006

jika kita tidak bisa melakukan semua pekerjaan… maka jangan tinggalkan semua pekerjaan itu…

komitmen

Saturday, June 17th, 2006

Iltizam (komitmen) kita dalam beramal berbading lurus dengna kedekatan kita pada Allah …